Komunikasi Bisnis Digital
Nama : Muhammad Ghozy Fawwaz
NIM : 20010008
Tema : TREND KOMUNIKASI BISNIS DI ERA DIGITAL Dari Tinjuan KOMUNIKASI BISNIS
Pendahuluan
Latar Belakang
Di era digital saat ini, komunikasi bisnis memiliki peran penting karena arus perkembangan teknologi informasi semakin maju. Industri bisnis kini dituntut untuk merencakan strategi yang tepat agar mampu menghadapi persaingan di pasar global.
Keberadaan digitalisasi dan revolusi industri telah memunculkan berbagai industri bisnis yang berbasis teknologi, Internet of Things (IoT), dan produk-produk digital lainnya. Maka dari itu, pelaku bisnis seolah dituntut untuk mampu memiliki strategi dalam bisnisnya agar lebih kreatif, variatif, dan komunikatif yang dikemas dalam strategi komunikasi bisnis.
Salah satu bentuk dari komunikasi bisnis di era digital saat ini dapat dilihat dari adanya sosial media marketing yang banyak dimanfaatkan untuk memasarkan suatu produk dengan membangun jaringan yang luas. Dalam menerapkan social media marketing secara online, pelaku bisnis dapat berdialog langsung dan berbagi konten melalui media sosial, website, maupun marketplace. Komunikasi bisnis yang dilakukan melalui marketing online lebih dipilih oleh pelaku usaha dalam proses pemasaran karena dianggap lebih cepat dan lebih banyak menjangkau pasar secara luas.
Ketersediaan jejaring sosial di era digital menyebabkan komunikasi antar pebisnis semakin lebih canggih dan cepat dalam menjalankan usahanya. Kondisi ini khususnya terdapat dalam hal penyebaran informasi, pengelolaan data, dan melakukan komunikasi secara online melalui layanan video conference. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa komunikasi bisnis memiliki peranan yang sangat fundamental di era digital saat ini.
Pengertian dan Definisi Menurut Para Ahli
Menurut William Albig, Komunikasi bisnis digital adalah pertukaran informasi, gagasan, pendapat, instruksi yang memiliki target tertentu yang dihidangkan secara personal maupun impersional melalui lambang atau sinyal berbasis digital
Menurut Rosenbalt, Komunikasi bisnis digital adalah tindakan pertukaran informasi, ide/opini, intruksi, dan sebagainya yang disampaikan secara personal maupun non-personal melalui lambang dan sinyal untuk mencapai target perusahaan tanpa dibatasi oleh tempat dan waktu
Menurut Djoko Purwanto, Komunikasi bisnis digital adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang termasuk berbagai macam bentuk komunikasi, baik itu verbal maupun non-verbal untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara digitalisasi
Komunikasi bisnis merupakan proses pertukaran informasi yang dilakukan dalam aktivitas dunia bisnis atau perusahaan dengan melibatkan produk, jasa, klien, serta kolega. Komunikasi bisnis dilakukan dengan menghasilkan, mengirim, menerima, dan menafsirkan pesan dalam konteks komunikasi di antara individu, publik, serta massa secara verbal dan nonverbal.
Tujuan
Secara umum terdapat 3 (tiga) fungsi dari komunikasi di dalam bisnis, yaitu sebagai berikut:
1. Memberi Informasi (informing)
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain. Misalnya seorang pimpinan membutuhkan beberapa karyawan baru yang akan ditempatkan sebagai staf administrasi di kantor cabang. Untuk memperoleh karyawan yang diharapkan, seorang HR akan mempromosikan melalui media surat kabar, majalah, radio, dan internet yang bisa disesuaikan dengan kriteria.
2. Melakukan Persuasi (persuading)
Melakukan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan mudah dipahami oleh audiens dengan baik dan benar. Hal ini sering dilakukan terutama ketika melakukan negoisasi antara seseorang dengan orang lain dalam bisnis. Hal ini dilakukan untuk memperoleh hasil yang optimal dalam bernegosiasi, setiap pihak perlu memahami prinsip win-win solution.
3. Melakukan Kolaborasi (collaborating)
Komunikasi bisnis juga bisa dilakukan untuk berkolaborasi atau kerjasama bisnis antara seseorang dengan orang lain. Melalui komunikasi bisnis, seseorang dapat dengan mudah melakukan kerjasama bisnis dengan baik, antara perusahaan dosmetik maupun perusahaan asing.
Saat ini kerjasama antar perusahaan di berbagai belahan dunia relatif mudah dilakukan seiring dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi komunikasi. Di mana, seseorang bisa melakukan kolaborasi melalui media telekomunikasi yang ada seperti telepon biasa, telepon genggam, internet, email, dan telekonferensi. Teknologi komunikasi tersebut sangat penting dalam mempererat kerjasama dalam dunia bisnis.
Dapat disimpulkan bahwa tujuan dilakukannya komunikasi bisnis yaitu untuk memberikan informasi, mengajak investor dan pelanggan, serta berkolaborasi di antara pimpinan dengan karyawan maupun dengan pihak di luar perusahaan.
Komunikasi bisnis yang efektif dapat menjadi kunci untuk mengelola dan mengendalikan sumber daya di dalam bisnis guna mencapai tujuan perusahaan sehingga mampu mencapai target keuntungan.
Jenis Komunikasi Bisnis
Dalam komunikasi bisnis juga terdapat beberapa jenis komunikasi untuk memperlancar komunikasi dalam suatu bisnis. Terdapat lima jenis komunikasi bisnis yang tentu sangat penting untuk dipelajari oleh semua pihak yang ada dalam bisnis, baik atasan maupun bawahan, karyawan dengan management, dan sebagainya.
1. Komunikasi Internal
Komunikasi internal merupakan komunikasi bisnis yang bersifat internal. Di mana, komunikasi ini terjadi di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Sehingga yang terlibat dalam komunikasi ini hanyalah anggota dari organisasi atau perusahaan tersebut.
Dalam menjalin komunikasi ini dapat saling bertukar gagasan melalui tatap muka langsung, telepon, maupun email atau fax. Namun, di era teknologi yang semakin canggih, kini komunikasi juga bisa melalui social media seperti WhatsApp, Zoom, Telegram, Slack, dan sebagainya.
Contoh dari komunikasi internal ini, yaitu komunikasi antar sesama karyawan atau atasan dan lainnya. Dalam komunikasi ini tidak memperhatikan tingkatan, sehingga komunikasi dapat dilakukan oleh siapapun di dalam organisasi atau perusahaan.
2. Komunikasi Vertikal
Komunikasi ini biasanya dilakukan antar tingkatan. Sehingga dalam perusahaan terdapat tingkatan jabatan atau posisi. Komunikasi vertikal ini harus terjadi timbal balik dari komunikasi yang telah dilakukan. Contohnya, komunikasi yang dilakukan antar direksi tanpa melibatkan bawahan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa dalam komunikasi ini harus terdapat timbal balik atau komunikasi dua arah.
3. Komunikasi dari atasan pada bawahan
Komunikasi ini termasuk komunikasi internal yang memperhatikan tingkatan atau jabatan pada sebuah organisasi. Di mana, komunikasi ini merupakan salah satu jenis komunikasi bisnis yang sangat penting. Di mana komunikasi dilakukan seorang pimpinan kepada karyawan.
4. Komunikasi dari bawahan ke atasan
Jenis komunikasi bisnis ini bisa dianggap tidak sepenting komunikasi atasan pada bawahan. Namun bisa diartikan kebalikan dari komunikasi dari atas ke bawah. Dalam komunikasi ini contohnya memberikan laporan rutin dari karyawan kepada atasan atau pimpinan.
5. Komunikasi Horizontal
Komunikasi ini dilakukan pada tingkatan atau jabatan yang sama dan biasanya bersifat lebih santai atau nonformal. Komunikasi ini tidak perlu memperhatikan kaidah dan bisa dilakukan dalam bahasa sehari- hari.
Jenis komunikasi ini misalnya komunikasi antar karyawan yang bentuk komunikasinya tidak terlalu serius bahkan bisa diselipkan candaan. Pada dasarnya komunikasi ini dilakukan pada tingkatan yang sama, sehingga hal ini memuncukan obrolan yang sederhana.
Contoh Penerapan Komunikasi Bisnis di Era Digital
Ada berbagai bentuk penerapan komunikasi bisnis dalam dunia usaha. Ajaib akan memberikan beberapa contohnya untuk kamu pahami dan jadikan acuan di kemudian hari. Tiga contoh komunikasi bisnis ini merupakan yang paling banyak digunakan di era digital:
1. Endorsment
Tak ada kaum muda yang tak kenal istilah endorsment. Istilah ini dipakai untuk memasang iklan dengan cara disampaikan oleh promotornya, bisa artis, selebgram, atau influencer, lewat unggahan sosial medianya. Lewat cara ini, suatu produk berusaha menggaet konsumennya dengan testimoni dari si promotor tersebut baik lewat Instagram, You Tube, atau Facebook.
Meskipun masih banyak perdebatan soal parameter kesuksesan endorsment namun sebenarnya hal ini bisa dihitung dari reach setiap unggahan. Reach adalah jumlah akun yang melihat unggahan sehingga lebih valid daripada sekedar jumlah follower atau likes.
2. Penawaran Produk Via E-mail
Pernahkah kamu mendapatkan penawaran diskon atau produk terbaru e-commerce lewat email? Itu adalah salah satu bentuk komunikasi bisnis yang paling up to date. Surel tersebut dikirimkan sebagai notifikasi yang memiliki tujuan agar konsumen tertarik atau paling tidak untuk membuat mereka mengetahui soal produknya.
Komunikasi bisnis berupa email merupakan pendekatan yang paling banyak digunakan belakangan ini. Hal ini dikarenakan gaya hidup milenial yang dekat dengan email setiap hari. Hal ini dipandang lebih efektif daripada via SMS yang dianggap sudah ketinggalan zaman.
3. Telemarketing
Contoh lain komunikasi bisnis adalah penawaran via telemarketing. Contohnya adalah ketika kamu mendapatkan penawaran asuransi via telepon dari bank tempatmu menabung. Telemarketing bekerja dengan sistem pendekatan lebih lanjut kepada konsumennya.
Meski telemarketing sekarang dirasa mengganggu oleh banyak kaum muda, cara ini potensial untuk menggaet konsumen paruh baya. Sebabnya adalah budaya komunikasi lisan yang lebih tinggi di kalangan usia 40 tahun ke atas.
Comments
Post a Comment